Semut api menggigit untuk mencengkeram, lalu menyengat — sering beberapa kali. Hasilnya adalah bentol yang panas yang berubah menjadi pustula putih yang khas. Berikut cara menanganinya.
Semut api kecil tetapi berkesan. Ketika terganggu, mereka menyerbu dan setiap semut mencengkeram kulit dengan rahangnya, lalu berputar untuk menyengat berulang kali. Sensasi panas seketika inilah yang memberi mereka nama, dan reaksi yang menyusul cukup khas.
Seperti apa sengatan semut api
Sengatan biasanya menyebabkan nyeri panas atau menyengat seketika, disusul dalam beberapa jam oleh bentol merah yang menonjol. Selama sehari kurang lebih, banyak yang berkembang menjadi pustula putih kecil berisi cairan — ciri khas sengatan semut api. Karena semut menyengat berkelompok, Anda sering melihat beberapa bentol dalam satu kelompok atau lengkungan.
Pertolongan pertama
- Menjauhlah dari semut dan sapu perlahan semut yang tersisa dari kulit Anda.
- Cuci area dengan sabun dan air lalu tempelkan kompres dingin untuk nyeri dan bengkak.
- Biarkan pustula tetap utuh — jangan dipecahkan, karena kulit yang lecet bisa terinfeksi.
- Gunakan antigatal atau pereda nyeri yang dijual bebas sesuai petunjuk dan usahakan tidak menggaruk.
Reaksi alergi
Sebagian orang alergi terhadap bisa semut api. Reaksi lokal yang besar (pembengkakan luas di sekitar lokasi) tidak nyaman tetapi biasanya tidak berbahaya. Reaksi alergi seluruh tubuh berbeda dan dapat mengancam jiwa — lihat tanda peringatan di bawah.
Kapan harus menemui dokter
- Tanda reaksi alergi parah apa pun — kesulitan bernapas, pembengkakan wajah, bibir, atau tenggorokan, pusing, atau ruam yang meluas — segera hubungi nomor darurat setempat.
- Tanda infeksi: kemerahan yang meningkat, terasa hangat, bernanah, atau demam setelah beberapa hari.
- Sengatan dalam jumlah sangat banyak, atau sengatan pada seseorang dengan alergi bisa yang diketahui.
- Pustula yang menjadi semakin nyeri atau tak kunjung sembuh.
FAQ
Haruskah saya memecahkan pustula putihnya?
Tidak. Pustula biasanya sembuh sendiri dalam beberapa hari. Memecahkannya melukai kulit dan mengundang infeksi.
Mengapa ada begitu banyak sengatan sekaligus?
Semut api menyerbu dan menyengat sebagai kelompok, dan setiap semut dapat menyengat berkali-kali, sehingga satu pertemuan sering meninggalkan beberapa bentol.